Skala Prioritas dalam Editing Film

Skala Prioritas dalam Editing Film

Skala prioritas adalah ukuran kebutuhan yang tersusun dalam daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang, dimulai dari kebutuhan yang paling penting sampai kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya. Dengan adanya skala prioritas, manusia diharapkan dapat mengetahui mana kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang bisa ditunda terlebih dahulu. Sehingga, kita dapat memenuhi kebutuhan dengan tepat dan sesuai dengan kemampuan.

Skala Prioritas dalam Editing Film

prioritas utama ketika mengedit film bukanlah cerita melainkan emosi. Emosi merupakan modal utama sebuah film yang tak tergantikan. Tanpa emosi, cerita film hanyalah sebuah narasi kosong dan hampa. Tugas utama seorang editor film adalah memastikan penonton merasakan emosi yang sama dengan yang diinginkan oleh pembuatnya. Dengan kata lain, perasaan penonton harus menjadi perhatian utama seorang editor film.

  1. Emosi

Bagaimana cara kamu menerima sesuatu yang sulit saat kamu kerjakan? Apakah kamu akan emosi? Atau kamu akan terus berusaha? Cobalah terus berusaha, jangan emosi terlebih dahulu

  1. Cerita

Apabila sebuah adegan tak memotivasi adegan berikutnya, maka cerita tidak mengalir. Jika cerita tidak mengalir, film hanya berputar-putar di titik yang sama. Oleh karena itu, editing film harus mampu mendorong cerita maju.

Baca Juga : Binggung Cara Mempromosikan Produk

  1. Ritme

seorang editor film harus mampu membuat efek ritmik dari sebuah potongan. Dengan ritme yang baik, penonton tak akan memperdulikan urutan yang tidak continuity atau aturan 180’ yang dilanggar.

  1. Mata penonton

Editor harus berpikir sebagai seorang penyaji informasi-informasi di atas visual-visual yang disajikan di layar. Dengan kata lain, editor film harus mempertimbangkan ke arah mana penonton akan melihat dan meyerap sebuah informasi.

  1. Screen Production

ini diciptakan agar penonton tak kebingungan melihat posisi pemain yang berubah-ubah, atau gerakan pemain yang keluar masuk layar.

  1. Logika Ruang

di dalam ruang tiga dimensi ini lah, pemain bergerak, properti diletakan, lokasi diperlihatkan, cahaya dipendarkan, dan semua itu direkam dalam sebuah alat bernama kamera. Oleh karena itu, seorang editor film harus memastikan penonton memahami ruang 3 dimensi yang disorot oleh kamera dan diproyeksikan ke atas layar 2 dimensi. Seorang editor harus memiliki logika terhadap apa yang di lakukan.

 

Nah Berikut Skala Prioritas dalam Editing Film,  Semoga Bermanfaat.

Jika Kalian Suka dengan Artikel ini Silahkan Like, Coment & Share Article ini. Salam Jepret Prodution.

Related Posts

Leave a comment

× How can I help you?
%d bloggers like this: